Kampung Akuaponik Kandri – Wisata Edukasi Kekinian

Diposting pada

Kampung Akuaponik Kandri mungkin belum begitu tersohor layaknya obyek wisata di Desa Wisata Kandri lainya. Namun jangan salah, obyek ini menawarkan sisi yang berbeda dan bahkan terbilang langka, yakni apalagi kalau bukan budidaya tanaman horti dengan sistem hidroponik.

Kampung Akuaponik Kandri
google.com/maps

Bukan hanya satu dua, namun sejak diinisiasi sejak tahun 2017 lalu, hampir setiap rumah punya tanaman yang ditanam dengan media hidroponik. Jenis tanaman yang ditanam pun juga bervariasi mulai dari kangkung, bayam, daun bawang, sawi, hingga strawberry.

Fasilitas wisata

Selain memang tata ruang yang apik dengan ciri khas jalan paving yang cat warna warni, di obyek ini pun juga sudah dilengkapi dengan fasilitas yang oke punya lho.

Ada Wifi di beberapa tempat, ada halte, TK, dan masjid yang mana terletak di pojok kampung. Dengan demikian, pengunjung bisa belajar akan teknik budidaya akuaponik yakni penggabungan antara akuakultur dengan hidroponik di tempat ini lebih leluasa.

Selain itu, wisata edukasi ini juga bersih, karena memang di kawasan kota, lalu tempatnya masih terasa tengan dan tentunya asri. Kamu pun bisa dapat banyak edukasi di kawasan ini.

Tiket masuk Kampung Akuaponik

Tidak ada informasi besaran tiket masuk yang dikenakan untuk masuk ke kampung edukasi di Gunungpati Semarang ini. Kemungkinan gratis, tinggal izin sama satpam saja yang ada disana. Jadi gak usah ragu-ragu lagi, silahkan coba dech sambangi kesana.

  • HTM: –

Lokasi Kampung Akuaponik Kandri Semarang

Seperti yang sudah kita singgung sebelumnya kalau kampung aquaponik ini masih masuk Desa Wisata Kandri. Secara otomatis tempat ini searah dengan Kampung Talun Kacang, Goa Kreo, dan Waduk Jatibarang. Selain itu, sudah ada gapura yang ada tulisanya “Kandri Asri RT 04/ RW 04”

  • Alamat: Kandri Asri RT 04/ RW 04, Desa Wisata Kandri, Kec. Gunung Pati, Kota Semarang, Jawa Tengah

Apabila ingin belajar lebih lanjut di Kampung Akuaponik Kandri, Gunung Pati, Semarang, kamu bisa membayar registrasi sebesar 100k saja. Nah nanti akan mendapatkan pelatihan dan modul. Informasi seputar akuaponik pun bisa kamu pelajari dengan lengkap, bahkan dibimbing sehingga praktek membuat sistem akuaponik.

Namun sayangnya, sejak bulan kemarau sekitar September 2019 banyak tanaman yang sudah mati. Hanya ada beberapa warga yang masih tetap giat menjalankan budidaya akuaponik ini. Akan tetapi mungkin beda cerita pada Desember 2019 ini, karena sekarang hujan sudah mulai turun kembali.

Bagikan di Sosmed
Gambar Gravatar
Agungnesia adalah blogger yang aktif menulis disejumlah blog: LinguistikId.com, JadwalTravel.com, Agung Id, JadwalTravel.info, dll. Selain itu Agungnesia juga melayani jasa pembuatan website di agungnesia.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *