Kampung Sindang Barang Bogor – Wisata Budaya

Diposting pada
 

Bogor memiliki destinasi wisata menarik untuk kalian yang gemar mengeksplor tentang kebudayaan. Di kota hujan ini ada sebuah kampung budaya yang konon katanya merupakan yang tertua di Bogor. Berada di kaki Gunung Salak, kampung ini sudah ada sejak abad ke 12 dan diyakini sebagai bekas kasepuhan sunda. Nah seperti apa keunikan dan pesona Kampung Sindang Barang Bogor ini? Yuk simak informasinya dibawah ini.

Kampung Sindang Barang

Sindang Barang merupakan sebuah kampung budaya yang dibangun oleh Achmad Mikami Sukmawijaya. Tujuannya untuk menjaga dan mempertahankan tradisi – tradisi lama budaya sunda. Diatas lahan seluas 8600 meter persegi dibangun beberapa jenis rumah adat khas Sunda Bogor. Selain itu tradisi budaya lokal yang sempat terabaikan mulai diaktifkan kembali. Di lokasi tersebut juga dibangun padepokan yang difungsikan untuk tempat belajar tari sunda Bogor bagi anak – anak muda.

Pembangunan wisata kampung budaya tersebut sebagai upaya revitalisasi kebudayaan sunda yang sudah mulai tersingkir. Sindang Barang sangat kental dengan sejarah kerajaan Siliwangi membuat warga setempat punya itikad untuk tetap mempertahankan kearifan lokal tradisi leluhur mereka. Mulai dari bentuk bangunan rumah sampai tradisi dan adat istiadat leluhur. Pengunjung yang singgah ke desa wisata ini bisa belajar menari dan karawitan, menyambangi tempat – tempat sejarah di area kampung, menyaksikan acara adat, mendengarkan sejarah kerajaan sunda, rafting, sampai pijat relaksasi.

Rumah adat khas Sunda Bogor

Di kampung sejarah tersebut sengaja dibangun beberapa jenis rumah adat khas Sunda Bogor. Bentuk rumahnya juga tidak sembarangan, disesuaikan dengan yang tertulis di Pantun Bogor terkait tentang Sindang Barang di masa lampau. Beberapa jenis rumah adat tersebut diantaranya

  • Imah gede
  • Girang serat
  • Saung taluh
  • Saung lisung
  • Leuit
  • Pasanggrahan
  • Imah kokolot
  • Bale pangriungan
  • Tampian
  • Saung sajen

Ketika memasuki kawasan ini, pengunjung akan melihat Imah Gede yang merupakan rumah besar fungsinya sebagai tempat kumpul dan bermusyawarah antara masyarakat dengan tetua adat dan kokolot (sesepuh adat). Ada juga rumah kecil tanpa pintu yang digunakan sebagai lumbung. Di sisi lain terdapat bale pertirtaan untuk menjamu tamu dan tempat pameran, ada pula rumah souvenir yang khusus menjual pernak pernik karya masyarakat setempat. Bale pesanggerahan digunakan sebagai tempat penginapan tamu kehormatan yang datang ke Sindang Barang. Di lokasi ini juga sering dipentaskan berbagai kesenian daerah seperti tarian tradisional, angklung dan kesenian calung. Pentas biasanya digelar di panggung pementasan yang khusus disediakan untuk menampilkan kesenian adat.

Lokasi

Kampung sejarah ini berada di Jl. Endang Sumawijaya, RT. 02 / RW. 08, Sindang Barang, Dukuh Menteng, Desa Pasir Eurih, Kecamatan Tamansari, Bogor, Jawa Barat. Dari pusat kota Bogor berjarak kurang lebih sejauh 5 km.

  • Alamat lengkap: Jl. Endang Sumawijaya, RT. 02 / RW. 08, Sindang Barang, Dukuh Menteng, Desa Pasir Eurih, Kecamatan Tamansari, Bogor, Jawa Barat 16631
  • Map: klik disini

Wisata kampung budaya ini terbuka untuk siapa saja termasuk para peneliti yang ingin menggali informasi lebih dalam tentang budaya lokal Bogor. Disana disediakan fasilitas penginapan dan makan gratis. Tidak jarang pula wisatawan dalam negeri maupun turis mancanegara yang berkunjung ke Kampung Sindang Barang Bogor. Perjalanan menuju ke lokasi akan lebih mudah ditempuh dengan menggunakan sepeda motor.

Tiket masuk Kampung Sindang Barang

Kampung Sindang Barang membuka waktu kunjungan dari pukul 09.00 – 17.00. Untuk harga tiket masuk hari biasa Rp 25.000 dan hari libur Rp 35.000.

  • Jam buka: 09.00 – 17.00
  • HTM hari biasa: Rp 25.000/orang
  • HTM hari libur: Rp 35.000/orang

Baca juga: Harga Tiket The Illusion Bogor

HTM tersebut sangatlah terjangkau, selain bisa berlibur asyik pengunjung juga bisa belajar tentang sejarah Sunda Bogor. Selain itu wisatawan juga bisa menyaksikan pertunjukkan kesenian daerah dan menikmati kuliner khas Kampung Sindang Barang.

Bagikan di Sosmed
Gambar Gravatar
Saya, Ibu rumah tangga yang membantu suami menulis blog. Semoga menjadi berkah dan melancarkan keluarga kami

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *