Tiket Masuk Taman Sari Jogja 2019
instagram.com/arin023

Menengok Sejarah Wisata Taman Sari Jogja

Diposting pada

Wisata Taman Sari Jogja merupakan salah satu destinasi yang menarik para wisatawan.

Tidak hanya wisatawan local saja banyak pengunjung dari mancanegara yang penasaran seperti apa sih Wisata Taman Sari Jogja ini.

Lokasi Wisata Taman Sari Jogja tidak jauh dari Keraton Yogyakarta.

Tepatnya berada di jalan Tamanan, PatehanKeraton, Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Jika anda datang ke tempat ini anda akan melihat bangunan yang megah. Anda akan disambut oleh gerbang yang sangat kokoh dan indah sekali.

Konon arsitek yang berada dibalik pembangunan ini adalah seorang arsitek dengan kebangsaan Potugis.

Maka dari itu gaya bangunannya memiliki gaya Portugis namun dilengkapi dengan simbol – simbol Jawa.

Baca juga:  Harga Tiket Masuk Umbul Tirtomulyo

Wisata Tamansari Jogja dibangun saat pemerintahan Sultan Hamengkubuwono I. Pembangunannya sekitar tahun 1758 lho sobat.

Wahh sudah lama sekali ya.

Pada awalnya pembangunan ini dipimpin oleh Tumenggung Mangundipuro. Tetapi saat pembangunanya belum selesai Tumenggung Mangundipuro mengundurkan diri.

Setelah itu digantikan oleh Pangeran Notokusumo.

Saat anda masuk ke lokasi Wisata anda akan melihat beberapa kolam.

Anda akan dapat melihat Umbul Pamucar, Umbul Kawitan, dan juga Umbul Panguras.

Konon ketiga umbul tersebut merupakan tempat pemandian.

Dua umbul yang letaknya berdekatan yaitu Umbul Pamucar dan Umbul Pawitan. Umbul Pamucar merupakan tempat pemandian para selir Raja sedangkan Umbul Kawitan merupakan tempat pemandian putra putri Raja.

Baca juga:  Wisata Telaga Warna - Dieng Banjarnegara

Disamping Umbul Pamucar terdapat Menara yang dulu digunakan oleh Raja untuk mengamati para selir – selir.

Konon saat dulu kala Raja akan melemparkan bunga kantil kea rah Umbul Pamucar dan selir yang terkena bunga tersebut akan dibawa ke Umbul Panguras tempat pemandian Raja.

Beberapa bangunan yang kokoh yang berada di Wisata taman Sari yaitu Gapura Panggung, Gapura Agung, Gedung Kenongo, dan juga lorong bawah tanah.

Ada juga Sumur Gumuling yang merupakan sebuah masjid di bawah tanah.

Baca juga:  Air Terjun Suwono Ngawi - Suwono Indah Park

Dulu tempat ini juga berfungsi sebagai tempat perlindungan untuk sultan dan juga keluarganya.

Masjid ini berbentuk melingkar dan memiliki sumur serta terdapat 5 buah tangga yang mengelilinginya. Masjidini terdiri dari 2 lantai.

5 buah tangga tersebut melambangkagkan jumlah Rukun Islam.

Jika anda berkunjung ke sini anda akan mendapatkan hasil foto yang indah berlatar bangunan bersejarah.

Gambar Gravatar
Seorang content writer di JadwalTravel.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *